Minggu, 09 Oktober 2016

Menjadi Istri Seorang TKI So What???




Suatu ketika dan setiap kali ada orang bertanya pada saya. "Suaminya kerja dimana?" Jawabku pasti, "kerjanya jauuh.... di luar negeri". Dan lanjut si penanya, "Wah... TKI ya?, duuuh....". “Kok bisa kuat sih jadi istri TKI…???” , “kalau saya yang ngalamin, pasti dah gak kuat deeh..., ditinggal suami sehari saja, saya sudah bingung harus ngapain.” Ujarnya.
Tidak sedikit yang menanyakan kepulangan suami saya. “kapan suaminya pulang?” Bahkan tidak sedikit juga  yang merasa kasihan terhadap saya, tidak ada suami disamping saya, terlebih saya hanya baru menikah 1,5 bulan kemudian ditinggal dalam waktu yang lama. Saya cuma senyum2 ajah... Meskipun dalam hati sebenarnya saya bertanya, “emangnya kenapa yaa.. kalo suamiku TKI?". Saya nggak tau apa yang ada dalam pikiran mereka kalau denger profesi seorang TKI. Perasaan..... biasa saja dech jadi istri TKI. Selama ini saya enjoy saja menjalani kehidupan bersama suamiku. Memang siih...banyak diluar sana desas-desus yang mengecilkan seorang TKI, tanggapan negatif terlebih yang sering kudengar. Ada yang mengatakan seorang TKI itu identik dengan banyak wanita, playboy sejati atauu… gemar melakukan hal negatif. Yaaah....Aku memang tidak menampik semua asumsi yang berkembang di masyarakat, akan tetapi ada banyak sisi positif koq yang belum diketahui oleh mereka tentang TKI. Bahwa tidak semua TKI itu berprilaku negatif. Bahkan ada yang bisa mengukir prestasi yang membanggakan. Seperti suami saya insyaAllah... heheh, Aamiin...
Tidak sedikit teman-teman yang bekerja di luar negeri masih bisa menyempatkan waktunya untuk belajar di tengah-tengah kesibukannya. Ada yang nyambi kuliah, ada yang nyambi menjadi pengurus masjid dan organisasi-organisasi lainnya. Bahkan ada juga yang berhasil menjadi pengusaha juga, bekerja sambil merintis bisnis kecil-kecilan. daaan... masih banyak lagi kegiatan positif yang dilakukan mereka. Sangat membanggakan khan?
Bakalan ditinggal lama??? Hhmmmm....... tenang saja...bukan istri TKI ajah koq yang sering ditinggal. Tuuuh..., istri para tentara, mereka pun bakal ditinggal lama oleh suaminya karena tugas negara. Atau... istri para pelaut, itu juga bakalan lama ditinggal suaminya kan? Daan... masih banyak lagi para istri yang lama tidak bertemu dengan suami tercinta. Lalu kenapa....??? So what???
Kita ga usah terlalu galau dengan pikiran orang-orang itu. Kita juga gak usah terlalu berlarut-larut bersedihnya kalau lagi kangen abis sama sang pujaan hati heheheh...... (yaah.... Meskipun saya kadang begitu juga sihhh, maklum.... terkadang emosi dan suasana hati suka naik turun...).
Yaaah...  memang bener siih... Jadi istri TKI itu memang  suka makan ati kalau lagi kuaangeeen beraattt Heheheh... Tapi sebelum kita menyanggupi untuk mendampingi hidupnya, bukankah kita sudah tau berbagai konsekuensinya? yang namanya diperantauan apalagi di luar negeri itu memang sudah pasti akan jarang untuk bisa bertemu dan berduaan. Jadi.... mau makan ati sampe kapan???

Sebelum membahas lebih jauh tentang seorang TKI dan kenapa saya memilih menjadi istri seorangTKI, sebaiknya saya perkenalkan diri terlebih dahulu,
Saya adalah salah satu pengajar di SD Islam di kota Malang, tepatnya saya adalah seorang guru yang menikah dengan seorang TKI yang saat ini sudah 7 tahun bekerja di Korea. Saya  bangga dengan pekerjaan saya dan juga profesi suami saya, disamping bekerja sesuai dengan disiplin ilmu yang saya miliki, saya juga bisa bersosialisasi dengan berbagai kalangan masyarakat.
Saya sangat bersyukur atas apa yang saya miliki saat ini, Allah telah memberikan begitu lengkap kebahagiaan dalam hidupku. Allah memberiku teman dan sahabat, keluarga, serta suami yang semuanya sangat mencintaiku. Tak henti aku mengucap syukur atas segala nikmat yang Allah telah berikan kepadaku, bukankah Allah telah berjanji akan menambah nikmat bagi hambanya yang senantiasa bersyukur. Ditengah penantianku sebagai istri seorang TKI, tentu akan banyak ujian dan tantangan yang harus kuhadapi sendiri, karena suamiku tengah berada di perantauan untuk menjemput rizki Allah. Menjadi istri atau pacar seorang TKI adalah hal yang tidak mudah untuk dijalani oleh semua orang, mengapa begitu…??? Karena ini hanya dapat dijalani oleh wanita yang special saja, heheh....
Menjalin hubungan jarak jauh (LDR) dengan tingkat kebersamaan dan komunikasi yang tidak setiap hari adalah hal yang harus dipenuhi sebagai komitmen dalam menjalani hubungan bersama seorang TKI. Disinilah kesetian kami  diuji, disinilah kesabaran kami diperhitungkan, dan disinilah janji dan komitmen  itu dipertaruhkan.
Saya akan berbagi pengalaman menjadi seorang istri TKI dengan meng-compare asumsi masyarakat dan pengalamanku selama ini. Sekedar info aja sich,,,,, saya pacaran sama suami selama 2,5 tahun, dan akhirnya kami menikah tanggal 24 September 2015. Waktu yang cukup lama untuk mengenal suami untuk akhirnya aku menerima lamarannya.
Berikut beberapa asumsi yang beredar di sebagian besar masyarakat.
Ada yang bilang seorang TKI itu playboy, tukang selingkuh dll...
Jadi istri seorang TKI itu takut ditinggal selingkuh atau tergoda untuk selingkuh??? Heheheh...., kalo ini mah...... lagi-lagi disenyumin ajah....habisnya... aneh2 aja sih... Selingkuh itu khan perbuatan dosa. Jadi urusannya langsung sama Allah. Yang penting kita berusaha untuk selalu setia padanya. Masalah profesinya yang rentan dengan kejenuhan dalam bekerja dan jauh dengan istri tercinta membuat ia sesekali berpaling dari kita? Eeiits.... jangan su’udzon dulu dehh... Pekerjaan di pabrik itu super sibuk dan banyak menguras waktu dan tenaga lho..... Untuk makan saja terkadang dibatasi waktunya,  pulang-pulang sudah dalam keadaan capek, waktu untuk beristirahatpun seringkali terabaikan apalagi untuk urusan yang begituan?
Dan kalau masalah profesi di kait2kan dengan perselingkuhan, toh banyak tuuuh.. suami2 yang kerjanya tidak jauh dari istrinya dan tiap hari bisa ketemu tetep aja masih pengen selingkuh. Yaa....Saya memang tidak menampik jika kebanyakan TKI itu Playboy, itu karena saya sendiri seringkali mendapatkan info bahwa beberapa orang disana bahkan teman suami sendiri memang melakukannya. Tapi... apa semua itu dipengaruhi oleh profesi? Semua tetap tergantung pribadi masing-masing. Yang penting kita selalu menjaga kesetiaan kita. Urusan dia mau selingkuh atau tidak, itu urusan dia dengan Allah Yang Maha Kuasa.
Jadi buat teman-teman yang mempunyai suami berprofesi sebagai TKI, jangan berkecil hati yaaah..... kalian adalah wanita special yang hebattt.... Sekali lagi... Bukan hanya kita aja koq yang tiap hari galau kalau ditinggal suami ‎​​​heheh..... Semua itu tergantung kita gimana menjalaninya. Kalau dibuat berat, yaaa.... pasti terasa berat. Sudah berusaha di bikin enjoy ajaa.. masih terasa berat, hihihi.... galau siiih memang...., kita tidak bisa memungkiri itu, tapi galaunya sedikit kurangin dengan banyak bersyukur saja sama Allah.
Dalam hal kesetiaan, seorang TKI memang membutuhkan pendamping yang setia juga, dikarenakan pekerjaan yang menjadi alasan bahwa dia akan jarang pulang. Bagi teman-teman yang mempunyai suami seorang TKI, siap-siap saja untuk setia dan bersabar menanti suami tercinta pulang.
Jadi semua tergantung pada manusianya saja, pandangan buruk terhadap suami kita lebih baik dihilangkan saja, sama dengan pandangan buruk mereka yang bekerja di tempat yang dekat.
Memang siih...LDR atau Hubungan jarak jauh dengan suami kita memang menyakitkan, bagaimana tidak sakit dihati karena jarang sekali bertemu padahal urusan cinta apalagi sudah ada ikatan suami istri pasti sangat membutuhkan kemesraan bersama. Namun apa daya, profesi dan pekerjaan membuat suami kita rela meninggalkan keluarga dan orang yang dicintainya dirumah. Santai ajaah... bukan hanya suami kita saja, para pekerja yang lain pun demikian, contohnya saja mereka yang suaminya bekerja di pabrik atau dikantor luar kota, sangat mungkin sekali akan jarang bertemu. Bedanyaaa..... kita lebih lama memendam rindu.... hihihi.....
Daan....Kalau buat saya sich...., jadi istri seorang TKI itu sih biasa aja deech... (heheh...menghibur diri).
Tapi saya bangga menjadi istri-nya.., tepatnya menjadi istri nya Mas Yulianto itu.... sangat LUAR BIASA.... Subhanallah.... Alhamdulillah...
I love u so much....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar