Sabtu, 16 Februari 2013

Libur Sekolah tiba, Saatnya Membentuk Karakter Anak di Rumah



Kegiatan belajar anak di sekolah hampir selesai menjelang penerimaan rapot semester genap/kenaikan kelas. Menyusul liburan sekolah yang berlangsung selama dua minggu penuh. Bagi sebagian orang tua inilah kesempatan yang menyenangkan untuk mengajak putrinya untuk menikmati hari libur dengan jalan-jalan ke luar kota atau mudik ke kampung halaman. Tetapi bagi sebagian orang lagi beranggapan bahwa libur sekolah bukan berarti kegiatan belajar anak berhenti sama sekali. Justru pada saat hari libur yang agak panjang  ini sebagian orang tua memanfaatkannya untuk melanjutkan proses belajar. Ini bukan berarti anak-anak harus mengulang pelajaran di sekolah, tapi lebih dari itu orang tua dapat membimbing putra-putrinya untuk mengamalkan ilmu pengetahuan yang didapatnya di sekolah, karena selama ini anak-anak sudah mendapatkan banyak pelajaran tentang budi pekerti dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu, menurut saya pribadi, saya beranggapan bahwa tidak setiap libur sekolah identik dengan berlibur, atau bahkan jalan-jalan ke luar kota. Akan tetapi, bukan berarti juga kita tak perlu berlibur ke luar kota saat libur sekolah. Para orang tua hanya diharapkan untuk mencoba membagi waktu kapan saatnya pergi ke luar kota dan kapan untuk tidak pergi.
Jika orang tua merasa cukup untuk berlibur dirumah, liburan dapat di isi dengan berbagai aktivitas anak-anak, misalnya bermain sepak bola di tanah lapang dengan teman-teman sebayanya atau bermain dengan berbagai permainan, baik yang tradisional maupun yang modern.
Lebih dari sekadar mengisi liburan anak dengan aktivitas bermain di rumah, orang tua dapat  mencoba memanfaatkan libur sekolah semester ini sebagai waktu membentuk karakter pribadi anak di rumah. Waktu libur yang hanya dua minggu tentu sangat pendek, tetapi sangat penting untuk sedikit saja menanamkan nilai-nilai karakter sebagai anak, sebagai siswa, dan sebagai warga negara.
Tak perlu muluk-muluk, sekadar mengajak anak membantu mencuci atau menjemur pakaiannya sendiri, membersihkan kamar tidur sendiri, membersihkan rumah dan halaman, membantu memasak, atau membuat berbagai kerajinan sederhana, itu sudah merupakan penanaman nilai karakter yang sangat penting. Tidak lupa semangat, kerja keras, kerja sama, saling menghargai, tepat waktu, dan disiplin merupakan nilai-nilai karakter positif yang perlu disampaikan kepada anak. Aktivitas ini bukan mempekerjakan anak,, hanya sekadar mengajak anak mengisi hari libur dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Sehingga libur sekolah menjadi kesempatan yang luar biasa baiknya bagi setiap orang tua untuk bersama putra-putrinya karena setiap orang tua memiliki rencana yang terbaik bagi putra-putrinya.

Semangat berlibur dan bereraktivitas……….!!!!!!!
SEMANGAT……!!
Asslamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar