Kegiatan belajar anak di sekolah hampir selesai menjelang
penerimaan rapot semester genap/kenaikan kelas. Menyusul liburan sekolah yang
berlangsung selama dua minggu penuh. Bagi sebagian orang tua inilah kesempatan
yang menyenangkan untuk mengajak putrinya untuk menikmati hari libur dengan
jalan-jalan ke luar kota atau mudik ke kampung halaman. Tetapi bagi sebagian
orang lagi beranggapan bahwa libur sekolah bukan berarti kegiatan belajar anak berhenti
sama sekali. Justru pada saat hari libur yang agak panjang ini sebagian orang tua memanfaatkannya untuk
melanjutkan proses belajar. Ini bukan berarti anak-anak harus mengulang
pelajaran di sekolah, tapi lebih dari itu orang tua dapat membimbing putra-putrinya
untuk mengamalkan ilmu pengetahuan yang didapatnya di sekolah, karena selama
ini anak-anak sudah mendapatkan banyak pelajaran tentang budi pekerti dan
tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu, menurut saya pribadi, saya beranggapan bahwa tidak
setiap libur sekolah identik dengan berlibur, atau bahkan jalan-jalan ke luar
kota. Akan tetapi, bukan berarti juga kita tak perlu berlibur ke luar kota saat
libur sekolah. Para orang tua hanya diharapkan untuk mencoba membagi waktu kapan
saatnya pergi ke luar kota dan kapan untuk tidak pergi.
Jika orang tua merasa cukup untuk berlibur dirumah, liburan dapat
di isi dengan berbagai aktivitas anak-anak, misalnya bermain sepak bola di
tanah lapang dengan teman-teman sebayanya atau bermain dengan berbagai
permainan, baik yang tradisional maupun yang modern.
Lebih dari sekadar mengisi liburan anak dengan aktivitas bermain di
rumah, orang tua dapat mencoba
memanfaatkan libur sekolah semester ini sebagai waktu membentuk karakter
pribadi anak di rumah. Waktu libur yang hanya dua minggu tentu sangat pendek,
tetapi sangat penting untuk sedikit saja menanamkan nilai-nilai karakter
sebagai anak, sebagai siswa, dan sebagai warga negara.
Tak perlu muluk-muluk, sekadar mengajak anak membantu mencuci atau
menjemur pakaiannya sendiri, membersihkan kamar tidur sendiri, membersihkan
rumah dan halaman, membantu memasak, atau membuat berbagai kerajinan sederhana,
itu sudah merupakan penanaman nilai karakter yang sangat penting. Tidak lupa semangat,
kerja keras, kerja sama, saling menghargai, tepat waktu, dan disiplin merupakan
nilai-nilai karakter positif yang perlu disampaikan kepada anak. Aktivitas ini bukan
mempekerjakan anak,, hanya sekadar mengajak anak mengisi hari libur dengan
kegiatan yang positif dan bermanfaat. Sehingga libur sekolah menjadi kesempatan
yang luar biasa baiknya bagi setiap orang tua untuk bersama putra-putrinya karena
setiap orang tua memiliki rencana yang terbaik bagi putra-putrinya.
Semangat berlibur dan bereraktivitas……….!!!!!!!
SEMANGAT……!!
Asslamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar